Thursday, March 26, 2015

Polwan Sudah Boleh Berhijab Kapan TNI menyusul??

Tarik ulur aturan Polwan berhijab hasilnya telah menemukan jawaban. Sejak Mulai Kamis (25/1) Polri resmi mengeluarkan izin Polwan boleh berhijab.

Izin itu dituangkan dalam Kep Kaporli 245/III/2015 berkaitan Perubahan Atas Sebahagian Isikan Surat Ketetapan Kepala Ketentuan Kepala kepolisian Negeri Republik Indonesia no Pol : SKEP/702/IX/2005 tanggal 30 Sept 2005 mengenai Sebutan, Pemakaian baju Instansi seragam Polri & PNS Polri. Kepala Sektor Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Rikwanto membenarkan adanya peraturan kepala Polri terkait polisi perempuan boleh memanfaatkan jilbab atau kerudung kala bertugas.

Tetapi pengerjaan aturan tersebut tetap bakal dikaji Polri lagi. "Iya telah disahkan, tapi pelaksanaannya seperti apa & kapan masihlah dibahas," kata Rikwanto di Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/3).

Sementara itu Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Anton Charliyan menyampaikan baru mengetahui info perkap. Bakal namun jikalau aturan tersebut ada sehingga Instansi itu mesti menjalankan product yg disahkannya.

"Nanti aku teliti lalu, belum ada berita soal disahkannya aturan itu," kata Anton.

Didapati, dahulu Kapolri Jenderal Sutarman berencana dapat mengimplementasikan rencana Polwan berhijab tersebut serentak. Tapi, Wakapolri Komjen Pol Oegroseno berpendapat lain, dia malah menilai kebijakan itu belum dapat langsung dilakukan sebelum ada surat ketetapan yg sah.

Dulu kapan TNI dapat mengikuti Polri buat tentara perempuan berhijab?

Panglima TNI diinginkan mengikuti langkah Polri yg memperkenankan anggota perempuannya mengenakan hijab. hal tersebut sebab mengenakan hijab yang merupakan salah satu hak asasi manusia.

Para tentara perempuan tidak sedikit yg menginginkan ada perubahan kebijakan berkenaan seragam TNI. Tapi, kemauan mereka belum terealisasi lantaran belum ada peraturan terdaftar di TNI yg membolehkan anggotanya berhijab, kecuali seandainya berdinas di Aceh.

Belum diperbolehkannya anggota TNI wanita berhijab pasti jadi halangan bagi hak muslimah buat bergabung dalam TNI. Padahal, di sekian banyak negeri yg mayoritas Non-Muslim seperti di Hungaria, Swedia, Inggris, Denmark, Australia, Selandia Baru & Amerika Serikat (AS), polisi & Tentara Perempuan Muslimah diperbolehkan mengenakan hijab ketika bertugas. Padahal, sebahagian gede warga di negara-negara tersebut merupakan Nasrani.

Yang Merupakan negeri Muslim paling besar didunia, telah harusnya Indonesia mengijinkan para prajurit perempuan dari institusi TNI mengikuti langkah Polri soal aturan berhijab anggotanya.

No comments:

Post a Comment